![]() |
Kami sekeluarga pergi ke Demak, tepatnya ke Mbrahan sewaktu sore. Jadi sesampainya di Mbrahan kurang lebih maghrib.
Soale, Jepara - Demak iku cedak :)
Kami melewati sawah yang luaaaaaaaas banget. Terus emang perjalanannya sepi, karena waktu itu menjelang maghrib. Sebenarnya aku agak merinding gitu, sih huehehe. Tapi, seru!
Liat sawah dikala senja rasanya tuh beda.
Kaya ada adem-ademnya gitu ~
(asik) 😎
![]() |
| Melewati sawah |
Pas sampai di Mbrahan, aku langsung disambut Bu'e atau (Mamahnya Papah). Bu'e langsung meluk gitu ke tubuhku, erat sambil pasang muka bahagia.
"Ya Allah gusti, ndooook....akhir'e kue mule. Bu'e sueeeneeng ndok". Ujar Bu'e.
"Njeeeh, Bu'e. Alhamdulillah masih iso ketemu karo Bu'e..." Jawabku.
Ah! Aku jadi sedih kalau gini tuh, suka terharu anaknya :")
Nah, udh gitu kami semua salam-salaman sama Bu'e. Kebetulan juga disana ada saudaraku yang rumahnya dekat dengan rumahku di Cileungsi.
Jadi, makin rame! Yey! Alhamdulillah :)
Jadi, makin rame! Yey! Alhamdulillah :)
Disana kami bercerita seperti biasanya aja, berbincang mengenai kabar dan cerita keseharian. Senang sekali rasanya!
Ohya, Pa'e udh gaada. Tapi Bu'e nggak sendirian kok disana, ada om Yanto yang selalu nemenin Bu'e.
Disana kebetulan ada krucil-krucil. Memang ya, sepertinya liburanku nggak jauh-jauh dari si krucil hahaha. Aku main dengan si krucil ini bersama saudara ku yang lain. Seru!
Terus, kami liat bebek.
Bebek di rumah Bu'e tuh banyak. Rasa-rasanya aku pingin colong tuh bebeknya 1 buat dipelihara di rumah hahaha tapi sayang nggak diizinin papah untuk pelihara, jadi ya cuma bisa liat banyak bebeknya di rumah Bu'e aja hehe.
![]() |
| Bebek-bebek di Mbrahan |
Ini ku tunjukin foto bebeknya. Karena kebetulan Bu'e ini panen bebek. Ada 10 kurang lebih, nggak sebanyak tahun lalu sih. Soalnya udah banyak yang mati hiks.
Disana kami banyak melihat sawah dan pemandangan yang indah.
Senang. Senang sekali.
Senang. Senang sekali.
Kalau suasana di Jawa tuh adem, tentram, nyaman, damai di hati (cielah)
Hari demi hari dilewati bersama.
Rasa kekeluargaan begitu erat dan membuat diriku semakin bersyukur, bahwa selama ini aku masih dikelilingi orang orang baik yang saling menyayangi, menghormati, menghargai satu sama lainnya diantara keluarga.
Meskipun keluarga lain pun begitu, tapi aku sangat bersyukur mempunyai keluarga besar dengan ciri khas tersendiri.
Meskipun keluarga lain pun begitu, tapi aku sangat bersyukur mempunyai keluarga besar dengan ciri khas tersendiri.
Terima kasih, Allah :)
With love,
Meisyarani.
With love,
Meisyarani.



Komentar
Posting Komentar