Langsung ke konten utama

Happy With Simple Things


Ceritanya, hari ini saya mau berterima kasih sama Allah yang udah memudahkan segala urusan.

Setelah berminggu-minggu sempat disibukkan oleh berbagai macam deadline yang membuat saya sedikit jenuh karena hampir setiap hari mantengin laptop, and finally hari ini one step finished.
Yay!

Saya ingin kasih reward ke diri sendiri yang simpel-simpel aja tapi bikin bahagia hehe.

Kali ini, saya mencoba "Me Time" bersama dengan cemilan-cemilan, eskrim, lalu nonton film favorit di youtube.

Yang pertama, Lays dan temannya Taro. 
Sebenernya ini bukan cemilan favorit sih, tapi emang kebetulan beli dan saya sukak.
Langsung deh, makan sambil dengerin musik.

Karena gemes, saya gambarin makanannya 💙
Lays and Taro Snack

Dilanjut, minumnya pakai Thai Ichi Tan.
Awalnya saya nggak tau minuman ini, gara-gara liat dari twitter temen yang nulis caption tentang minuman ini, saya jadi kepo dan langsung beli. Alhasil, enak. 
Bisa-bisa jadi minuman favorit setelah air putih wkwkwk.
Thai Ichi Tan

Selesai makan cemilan-minum ichi tan.
Saya beli es krim rasa strawberry, rasa favorit!
Enaaaaak ih. Coba setiap hari kek gini ya haha.
Eskrim. Eskrim. Eskrim

Dilanjut liat youtubenya TOY STORY!
Saya ini paling seneng dengan Toy Story, Snoopy, Mario, sama Totoro. Nggak tau kenapa, ya keren aja. Kayak anak kecil ya?
Ndak papa biarin aja he-he-he 👐
Woody Toy Story

Nggak perlu harus pergi ke tempat yang jauh dan beli makanan mahal. 
Cukup di rumah dan lakuin hobby kesukaanmu ditambah (ada makanan) cemil-cemil, bagi saya itu aja udah bikin seneng.

Bahagia sebenarnya sederhana, kamu sendiri yang bisa ciptakan :)

Alhamdulillah.

I Feel Free!

Love,
Mei.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PBL RSIJ Pondok Kopi (1)

Seneng rasanya, bisa nyempetin buat nulis lagi setelah beberapa bulan nggak sempet nulis ini itu, boro-boro banget. Apalagi main kan ya. Nggak deh, nggak ada waktu juga hehehe. Oke, kali ini gue akan sedikit berbagi pengalaman atau sharing tentang PBL di Rumah Sakit Islam Jakarta Pondok Kopi. Tapi sebelumnya gue mau cerita dulu kenapa bisa ditempatkan di RS ini. Jadi sebelum gue PBL di RS tersebut, gue emang sempet ditempatkan terlebih dahulu oleh dosen di RS PMI Bogor. Awal gue tahu ditempatkan di Bogor, seneng banget gitu. Soalnya Bogor ini ngasih banyak kenangan tersendiri bagi diri gue hahaha gayak banget. Bogor juga tempat kota kelahiran gue. Jadi selain kepengen banget ditempatin untuk PBL disana, gue juga rindu Bogor. Tapi takdir berkehendak lain. Gue nggak bisa PBL di RS PMI Bogor karena pada saat itu lagi ngelaksanain part time di Perusahaan Internasional Al-Qur'an. Jadi waktunya bentrok dan mengharuskan gue tes kesehatan di RS PMI Bogor, tapi apaboleh buat...

Rahasianya Peraturan Hidup

Pernah suatu hari, saya merasa diri ini terbebani dengan segala aktivitas. Penat, iya. Capek, pasti. Jenuh, udah suatu hal yang sering saya alami. Tapi saya nggak pernah buat coba ungkapin, paling juga ke orang-orang terdekat dan itu belum menyembuhkan seutuhnya apa yang saya rasakan. Kemudian, saya mencoba menyingkir dari orang banyak dan itu malah membuat diri saya semakin tertekan. Saya sempet berpikir, sebenernya apa sih yang saya rasakan? Menyebalkan. Alhasil, tak ada satupun yang bisa menyemangati diri saya, lalu tiba-tiba saya langsung teringat sesuatu. Nggak tau kenapa saya pingin banget ada waktu luang bersama-Nya. Saya coba shalat Isya setelah pulang kuliah. Setelah itu baca Al-Qur'an terus dzikir, dan benernya perasaan saya semacam lega karena saya pun nangis setelahnya.  Bagi umat muslim, Al-Qur'an itu udah tuntunan hidup paling bener kalau mau hidup selamat. Tapi sebagai manusia yang punya nafsu, kadang kita udah tau yang bener nya apa, tapi masih aj...

Bagian Terbaik

Jika ada seseorang datang menyapamu, mengenalimu, bahkan mencoba memasuki kehidupanmu atau lebih dari sekedar itu semua, cobalah cari bagian terbaik itu.  Jika belum juga kau temukan, coba kau lihat bagian mana yang bisa kau dapati bagian terbaik. Bisa jadi bagian terbaik itu adalah dari niat yang tulus meskipun dirimu tak pernah menyadari akan hal itu. Bisa jadi pula karena perjuangannya yang patut kau puji. Atau karena kesabaran luar biasa yang seharusnya bisa kau teladani, dan hal-hal kecil lainnya. Pernah ndak, kalian bertemu seseorang? Siapapun.  Baik itu saudara, teman-teman, bahkan orang asing sekalipun yang mencoba datang dan membuat hidupmu menjadi lebih berarti? Aku pernah. . . . Dari mereka semua, aku banyak belajar. 1. Dari mereka semua, aku belajar menghargai makna kesetiaan. 2. Dari mereka semua, aku belajar akan utuhnya menjaga perasaan. 3. Dari mereka semua pula, aku belajar banyak akan kehilangan. Bahkan, sampai...